SiKiriKiri
  • Home
  • EN | ID
    • English
    • Bahasa Indonesia
  • Features
    • EXO
    • Music
  • Contact Me

Music Reviews

Music Reviews

Drama & Movie Reviews

Drama & Movie Reviews

Book Reviews

Book Reviews

Creative Corner

Creative Corner

EXO Updates

EXO Updates

YouTube & Vlogs

YouTube & Vlogs

Fanfiction

Fanfiction

Life Story

Life Story

‘Chocolate’ oleh Baekhyun: Cinta dalam Banyak Rasa

Kalau berbicara tentang cinta, cokelat pasti jadi simbol yang paling ikonik. Rasanya manis, kadang pahit, tapi selalu menghadirkan kebahagiaan — seperti cinta itu sendiri. Hal inilah yang coba disampaikan Baekhyun dalam lagu terbarunya berjudul ‘Chocolate’, yang dirilis pada 15 Mei 2025. Lagu ini menjadi bagian dari comeback-nya melalui mini album kelima ‘Essence of Reverie’, yang dijadwalkan rilis 19 Mei mendatang.

Lagu ini diproduseri oleh basecamp, The Fridge Club, dan Colde. lagu ini menjadi kolaborasi lanjutan antara Baekhyun dan Colde — dua nama yang sebelumnya juga sering bekerja sama dalam berbagai track di album-album Baekhyun.. Ini bukan kolaborasi pertama mereka, tetapi di lagu ini, terasa ada warna baru yang tetap khas Baekhyun: halus, manis, dan sedikit menggoda.

Sejak intro, lagu ini menyuguhkan nuansa dreamy yang membuat kita seolah melayang ke luar angkasa. Tapi kemudian, suara Baekhyun masuk di chorus pertama — lembut tapi memikat — dan membawa kita kembali pada kenyataan tentang cinta yang kompleks.

Instrumen perkusi dan bass menjadi pondasi utama lagu ini, menciptakan irama yang nyaman di telinga. Sentuhan gitar dan piano yang terdengar halus seperti bisikan menambah kelembutan suasana. Tak ketinggalan, detail siulan di bagian chorus memberikan aksen yang menyenangkan dan unik.

Seperti namanya, ‘Chocolate’ menggambarkan seseorang yang disukai sebagai sosok yang penuh rasa — manis, pahit, bahkan mengejutkan. Liriknya penuh kekaguman dan rasa penasaran, menunjukkan perasaan seseorang yang jatuh cinta begitu dalam pada sosok yang tidak mudah ditebak.

Freshening like a mint

How many flavors are you, love?

Baekhyun sendiri turut menulis lirik lagu ini, menambah kesan personal dan tulus pada tiap baitnya.

Di lagu ini, Baekhyun menunjukkan sisi lain dari dirinya. Vokalnya tetap lembut dan menenangkan, seperti bicara dengan seorang gentleman yang membuatmu nyaman hanya dengan suaranya. Tapi yang mengejutkan, ia juga menyisipkan bagian rap — sesuatu yang jarang ditunjukkan karena biasanya publik lebih mengenal kekuatan vokalnya.

Bagian favoritku adalah post-chorus, saat Baekhyun bernyanyi seolah benar-benar menikmati setiap detik — seperti sedang jatuh cinta dan tidak ingin perasaan itu berakhir.

Elemen perkusi yang lembut, bahkan terasa seperti dentingan gelas, membuat lagu ini enak didengarkan sambil santai. Beat-nya cocok menemani segelas kopi hangat di sore hari setelah lelah bekerja, atau saat mengemudi sendirian di malam yang sepi.

Kalau kamu menyukai ‘Chocolate’, aku sarankan mendengarkan lagu ‘Good Morning’ dari Baekhyun. Vibes-nya senada dan sama-sama bikin hati hangat.

Menurutku, jatuh cinta adalah perasaan paling menyenangkan — seperti diberi sekotak cokelat besar dengan hiasan cantik di hari Valentine, khusus untukmu. Bahkan jika kamu tidak suka cokelat sekalipun, sensasinya akan tetap membuatmu tersenyum.

‘Chocolate’ bukan hanya lagu tentang cinta, tapi juga pengingat bahwa perasaan itu bisa hadir dalam berbagai rasa — dan semuanya layak dirayakan.

When talking about love, chocolate is undoubtedly the most iconic symbol. Its taste is sweet, sometimes bitter, but always brings happiness — like love itself. This is what Baekhyun tries to convey in his latest song, 'Chocolate', released on May 15, 2025. This song is part of his comeback through the fifth mini album, 'Essence of Reverie', which is scheduled for release on May 19.

This song is produced by basecamp, The Fridge Club, and Colde. It marks a continued collaboration between Baekhyun and Colde — two names that have previously often worked together on various tracks in Baekhyun's albums. This is not their first collaboration; however, in this song, there is a new flavor that remains distinctively Baekhyun: smooth, sweet, and slightly alluring.


From the intro, this song presents a dreamy atmosphere that makes us feel as if we are floating into space. Then, Baekhyun's voice enters in the first chorus — soft but captivating — and brings us back to the reality of complex love.

The percussion and bass instruments form the main foundation of this song, creating a rhythm that is comfortable to the ear. The touch of guitar and piano that sounds soft as a whisper adds to the tenderness of the atmosphere. Not to be missed, the whistling detail in the chorus provides a pleasant and unique accent.



As the name suggests, 'Chocolate' describes someone who is liked as a figure full of flavor — sweet, bitter, even surprising. The lyrics are full of admiration and curiosity, showing the feelings of someone who falls deeply in love with a figure that is not easily predictable.


Freshening like a mint

How many flavors are you, love?


Baekhyun himself co-wrote the lyrics of this song, adding a personal and sincere touch to each verse.


Furthermore, in this song, Baekhyun shows another side of himself. His vocals remain soft and soothing, like talking to a gentleman who makes you feel comfortable just with his voice. Surprisingly, he also includes a rap part — something rarely shown because the public usually knows his vocal strengths more.


My favorite part is the post-chorus, where Baekhyun sings as if he is truly enjoying every second — like falling in love and not wanting that feeling to end.


The soft percussion elements, which even feel like the tinkling of glasses, make this song enjoyable to listen to while relaxing. The beat is perfect for accompanying a warm cup of coffee in the afternoon after a tiring day at work, or while driving alone on a quiet night.



If you like 'Chocolate,' I recommend listening to the song
'Good Morning' by Baekhyun. The vibes are similar and equally heartwarming.


In my opinion, falling in love is the most pleasant feeling — like being given a large box of chocolate with beautiful decorations on Valentine's Day, especially for you. Even if you don't like chocolate, the sensation will still make you smile.


'Chocolate' is not just a song about love, but also a reminder that that feeling can come in various flavors — and all of them deserve to be celebrated.


Album 'Hello, World' Baekhyun: Rollercoaster Emosi dari Lagu Penuh Gaya hingga Balada Patah Hati

Setelah hampir 3,6 tahun penuh penantian, penggemar akhirnya disuguhkan dengan album terbaru dari Baekhyun yang sangat dinanti. Ini bukan hanya album baru, tetapi juga yang pertama kali dirilis di bawah naungan perusahaan barunya, INB100. Dengan berbagai perubahan dan ekspektasi yang membumbung tinggi, album ini tentunya membawa banyak hal menarik untuk dieksplorasi. Sekarang, mari kita telusuri bersama bagaimana album ini menghadirkan warna baru dalam perjalanan musik Baekhyun.

  1. Good Morning
  2. Lagu pembuka album ini menghadirkan sebuah intro yang cukup unik—nada yang perlahan melambat dan diulang-ulang dengan cara yang menarik, seolah menyambut pendengar dengan sentuhan khas yang berbeda. “Good Morning” menyajikan suasana laidback yang sangat cocok dengan judulnya, seolah baru bangun tidur dan masih berusaha menyesuaikan diri dengan dunia. Vibe yang disuguhkan sangat santai dan nyaman, seolah mengajak kita untuk memulai hari dengan tenang.

    Lagu ini diperkaya dengan nuansa synth, bass, dan drum yang membuatnya sangat groovy. Ritme yang ‘malas’ ini mengundang pendengar untuk melenggak-lenggok pelan mengikuti beat yang ada, sementara suara triangle yang samar di latar belakang memberikan sentuhan manis pada keseluruhan komposisi dari lagu ini. Teknik vokal Baekhyun yang menggabungkan 70% udara dan 30% suara menambah daya tarik groovy lagu ini, menciptakan suasana yang membuat kita ingin terus mendengarkannya sambil bersantai.

    Sejalan dengan irama musiknya, lirik “Good Morning” menyampaikan pesan yang penuh semangat tentang memulai hari dengan penuh harapan dan usaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Seolah mengingatkan kita untuk terus bergerak maju dan memperbaiki diri. Lagu ini ditulis oleh Colde dan Basecamp, dengan Colde yang sudah lama berkolaborasi dengan Baekhyun, bahkan pernah menggandengnya dalam album solonya sendiri. “Good Morning” benar-benar mencerminkan gaya khas Colde—dikenal dengan karya-karya yang menenangkan dan cocok untuk didengarkan sambil menikmati secangkir kopi di pagi hari.

    Everybody

    Let's get it started

    We make it

    Better than yesterday

    Lagu ini sangat pas menemani berbagai aktivitas sehari-hari, entah sedang menyelesaikan tugas sekolah, menginput data di kantor, atau sekadar bersantai sambil membaca buku di rumah. Suasana santai dan groovy dari “Good Morning” seolah membuatnya menjadi latar yang sempurna untuk saat-saat bersantai dan menikmati waktu sendiri. Dengan vibe yang nyaman dan menenangkan, lagu ini seakan mengundang Anda untuk merebahkan diri dan menikmati momen tanpa perlu terburu-buru, menjadikannya pilihan ideal untuk menambah keasyikan saat beristirahat atau bekerja.

  3. Pineapple Slice (Title Track)
  4. Tak hanya menawarkan visual yang memukau, lagu ini juga menonjol berkat bass-nya yang sangat menggoda. Dengan lirik yang penuh pesona dan vokal Baekhyun yang lembut namun menggugah, “Pineapple Slice” benar-benar menjadi sorotan utama dalam album ini. Kesan glamor dan sensualnya menjadikannya salah satu track yang paling menonjol, menarik perhatian sejak pertama kali didengar.

    Video musik untuk “Pineapple Slice” mengangkat tema vampir berkelas, seolah terinspirasi langsung dari cerita fanfiction yang populer di situs seperti AO3, Life Journal, AsianFanFic dll. Dalam video ini, Baekhyun berperan sebagai vampir kaya raya yang jatuh cinta pada seorang gadis manusia. Meskipun memiliki kekuatan super dan tidak takut pada matahari, dia lebih suka menari di kolam dan berkeliling dengan kawanan kelelawarnya Dan demi membuktikan cinta sejatinya, sang vampir menggigit gadis tersebut, mengubahnya menjadi vampir dan mengarungi kehidupan abadi bersama. Kisah ini mencerminkan lirik lagu yang menyatakan, “There’s never a better love,” menggambarkan cinta yang tiada tara dan penuh keajaiban.

    Suara bass di lagu ini benar-benar mendominasi, menyatu harmonis dengan berbagai instrumen synth, backing vokal, dan petikan gitar yang memberikan nuansa merayu sekaligus berkelas. Kombinasi ini menciptakan aksen yang memikat, menambah kedalaman dan daya tarik pada keseluruhan komposisi. Vokal Baekhyun yang lembut namun penuh tenaga memainkan peran krusial dalam melodi, mengayun dengan gaya yang khas. Jika dibandingkan dengan tiga title track dari mini album sebelumnya, “Pineapple Slice” menawarkan vibe yang sangat berbeda—penuh kesan seductive dan classy yang sangat kental, menjadikannya lagu yang benar-benar menonjol dan sangat pas untuk menjadi track yang paling disorot di album ini.

    Kontradiktif dengan visual yang glamor dalam video musiknya, lirik “Pineapple Slice” justru menyoroti seorang pria yang mencoba meyakinkan seorang gadis untuk merasakan betapa ‘manisnya’ dirinya. Di video musiknya seharusnya dia sebagai seorang vampir yang merasakan manis darah sang gadis itu. Namun, bisa juga lirik ini merujuk pada situasi setelah gadis berubah menjadi vampir, mengikuti kisah dalam video. Pada dasarnya, lagu ini menyiratkan bahwa kita perlu mencoba sesuatu untuk benar-benar mengetahuinya, ibarat potongan nanas yang rasanya bisa manis atau tidak, tanpa mencobanya kita tidak akan tahu.

    Girl, you can search the world for better love

    Tell me the taste ain’t good to ya

    You know the taste is real

    There‘s never a better love

    Lagu ini benar-benar mengundang untuk bergoyang dan merasakan suasana seru yang menyenangkan. Dengan ritmenya yang enerjik, “Pineapple Slice” sepertinya cocok didengarkan saat melakukan aktivitas seperti bersih-bersih rumah; bayangkan saja betapa menyenangkannya menyapu sambil merasa seolah sedang berada di konser pribadi. Musiknya yang catchy dan groove-nya yang menggugah semangat pasti akan membuat setiap momen lebih berwarna dan penuh energi.

  5. Rendez-Vous
  6. Lagu ini pertama kali memikat perhatian penggemar saat diperdengarkan dalam konser Lonsdaleite dot di Seoul, di mana lagu ini digunakan untuk menggoda fans menjelang comeback Baekhyun. Ketika tiba-tiba lagu ini muncul dalam daftar konser, antusiasme penggemar langsung memuncak, menambah rasa penasaran yang menggebu. Kini, setelah akhirnya dirilis, "Rendez-Vous" memberikan kesan yang sangat memuaskan dan membuktikan bahwa ekspektasi tersebut tidak sia-sia. Lagu ini tidak hanya memanjakan telinga tetapi juga meninggalkan kesan yang mendalam sejak pendengar pertama kali mendengarnya.

    Instrumen dalam lagu ini benar-benar memikat perhatian, dengan base piano yang dan synth yang menambah kedalaman suasana dalam lagu. Perpaduan ini diimbangi dengan instrumen perkusi yang ditempatkan dengan sangat tepat, membuat pendengar ikut terhanyut dalam setiap ketukan yang ada. Tak ketinggalan, kehadiran hi-hat yang tiba-tiba muncul di tengah lagu menambah keindahan dan kejutan pada komposisi lagunya. Vokal Baekhyun, yang mengalun dengan penuh pesona, menghidupkan lagu ini dengan lirik yang cukup padat. Seluruh elemen musik dan vokal bersatu harmonis, menciptakan pengalaman yang memukau dan menawan.

    Lagu ini menceritakan betapa dalamnya cinta tokoh utama kepada wanita yang dicintainya—dalam bahasa gaul, ini adalah contoh nyata dari 'bucin'. Dia menggambarkan pasangannya sebagai satu-satunya cahaya dalam hidupnya dan meyakinkan bahwa selama mereka bersama, dunia akan terasa sempurna. Lagu ini dengan jelas mendefinisikan arti 'bucin', yaitu seseorang yang begitu tergila-gila dalam cinta hingga rela melakukan apa saja demi kebahagiaan pasangan. Namun, cinta yang mendalam sering kali membuat orang bertindak ekstrem, bahkan seolah memasuki 'black hole'. Pesan yang bisa dipetik adalah pentingnya berpikir jernih sebelum membuat keputusan dalam hubungan, agar tidak terjebak dalam perasaan yang bisa membawa kita ke arah yang tidak diinginkan. Tidak apa-apa bucin asal masih dalam batas wajar.

    Everyone says I’m crazy

    I’m curious about everything

    I only revolve around you

    You must never leave

    Without you, everything is meaningless

    You are my only universe

    Lagu ini sangat pas untuk dijadikan soundtrack carpool karaoke, dengan beat yang energik dan menggugah semangat untuk bergoyang. Liriknya yang padat dan penuh rasa memicu semangat untuk bernyanyi bersama, menciptakan suasana ceria yang memikat. Bayangkan menyanyikan lagu ini sambil menikmati hembusan angin di perjalanan liburan—pasti akan menjadi momen yang seru dan tak terlupakan bersama sahabat. Dengan suasana yang menyenangkan dan melodi yang catchy, lagu ini membuat setiap perjalanan terasa lebih hidup dan penuh warna.

  7. Cold Heart
  8. Track ini langsung membawa kita ke dalam suasana OST drama atau film dengan tema sedih, perpisahan, dan patah hati. Berbeda dengan ketiga lagu sebelumnya yang lebih ceria, “Cold Heart” menawarkan nuansa yang jauh lebih gelap dan emosional. Bahkan sebelum menyelami liriknya, melodi yang menggetarkan sudah cukup membuat hati terasa hancur. Dengan kekuatan emosional yang mendalam, lagu ini menciptakan suasana yang mencekam dan melankolis, memikat pendengar dengan kesedihan yang mendalam dan resonansi yang kuat.

    Dibuka dengan piano yang penuh emosi dan vokal Baekhyun yang menyayat hati, lagu ini seolah menjadi soundtrack penutup yang sempurna untuk akhir episode sebuah drama yang penuh perasaan. Gitar listrik yang lembut di latar belakang menambah nuansa pengkhianatan dan kesedihan yang mendalam, menciptakan atmosfer yang intens dan menyentuh. Tanpa perlu vokal yang menggelegar atau mendayu-dayu, lagu ini berhasil menyampaikan pesan emosional yang mendalam, membuat pendengar merasakan setiap nuansa duka dengan begitu nyata dan mendalam.

    Seperti yang tercermin dalam judulnya, lagu ini mengisahkan sebuah hubungan di mana satu pihak dengan penuh usaha berjuang untuk mempertahankan, sementara yang lainnya tampak acuh tak acuh dan semakin menjauh. Hubungan ini digambarkan seolah terjangkit demam akibat dinginnya hati pasangan yang kian menjauh, menciptakan jarak emosional yang mendalam. Sering kali, situasi ini mencerminkan kenyataan pahit di mana salah satu pasangan mulai bosan dan akhirnya menyakiti pihak yang masih berjuang. Walaupun terasa menyakitkan, terkadang perpisahan adalah solusi terbaik untuk masa depan masing-masing, memberikan kesempatan untuk penyembuhan dan pertumbuhan pribadi yang lebih baik.

    Fooled by silence

    Enduring, unable to let go

    Not knowing anything, foolishly

    Lagu ini memang penuh dengan drama dan emosi, sehingga sangat cocok didengarkan saat hubungan Anda sedang dilanda konflik dan ketegangan. Rasanya seperti memeras jeruk di luka yang belum sepenuhnya sembuh—perih dan menyakitkan. Namun, rasa sakit tersebut adalah bagian alami dari proses penyembuhan. Menghadapi perasaan yang menyakitkan ini adalah hal yang wajar, karena dalam setiap hubungan ada kalanya kita akan merasakan kesedihan dan patah hati. Lagu ini, dengan intensitas emosionalnya, seolah menjadi teman setia dalam perjalanan melewati masa-masa sulit tersebut.

  9. Woo
  10. Lagu ini menonjolkan vokalisasi yang sangat menarik, menghadirkan permainan vokal yang paling memanjakan telinga di antara track-track lainnya. Setiap nada dan lirik saling melengkapi dengan harmonis, menciptakan alunan musik yang memikat. Vokal Baekhyun mengalir dengan keleluasaan dan keindahan, menjadikannya sebuah pengalaman mendengarkan yang sangat memanjakan. Dengan melodi yang sejalan sempurna dengan liriknya, "Woo" mengundang pendengar untuk merasakan kedalaman emosional dan kehalusan vokal yang mempesona, membuatnya menjadi salah satu highlight album yang tak boleh dilewatkan.

    Lagu ini dimulai dengan ketukan-ketukan bergema yang menciptakan suasana yang benar-benar unik dan berbeda. Vokal Baekhyun, yang dipadukan dengan ritme lirik yang terjaga, menjadi daya tarik utama, menambah kedalaman dan kekuatan pada setiap bait. Piano yang memainkan peran sentral di bagian chorus menambah sentuhan manis pada melodi, memperkaya pengalaman musikal dengan keindahan lirik yang berulang. Kombinasi ini menciptakan sebuah komposisi yang memikat, menjadikan "Woo" sebagai track yang tidak hanya menyenangkan untuk didengar, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam yang sulit dilupakan.

    Lagu ini menggambarkan tentang jatuh cinta namun terasa lebih intim dengan sebuah hubungan di mana hanya ada mereka berdua, menyelami dunia yang hanya mereka yang tahu. Setiap lirik mencerminkan keintiman yang mendalam, menggambarkan momen-momen yang eksklusif hanya untuk mereka—tempat-tempat rahasia dan kebiasaan-kebiasaan kecil yang tidak diketahui oleh orang lain. Lagu ini membawa pendengar ke dalam sebuah ruang privat yang penuh rasa, di mana setiap detail kecil dan pengalaman unik hanya milik pasangan tersebut, menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan kedekatan.

    You are the best of my life

    When I'm with you, my heart races

    You bring light into my life

    Erasing all the dark shadows, all of them, eh

    Only in front of you, I’m with no lies

    Stay by my side, baby, until I die

    Lagu ini adalah pilihan sempurna untuk menemani waktu berkualitas bersama pasangan. Melodi yang lembut dan lirik yang penuh rasa menambah sentuhan romantis pada setiap momen bersama. Saat menghabiskan waktu berdua, lagu ini akan menyempurnakan suasana dengan kehangatan dan kedekatan, menciptakan kenangan manis yang tak terlupakan.

  11. Truth To Be Told
  12. Lagu ini membawa kita kembali ke suasana patah hati, menyajikan nuansa yang lebih laidback namun penuh kegelapan. Jika sebelumnya kita diselimuti oleh rasa cinta, kali ini kita terhanyut dalam kedalaman duka yang mendalam. Dengan melodi yang tenang namun menyesakkan, lagu ini menangkap esensi dari kesedihan yang mendalam, seolah mengajak pendengar untuk meresapi setiap nuansa kepedihan dengan penuh perasaan. Kegelapan yang menyelimuti lagu ini membuatnya semakin menyentuh, menyisakan kesan yang mendalam dan menggugah hati.

    Lagu ini dibuka dengan suara bass yang kuat dan mendominasi, mengatur nada untuk suasana yang mendalam dan gelap. Namun, ada sentuhan unik yang membedakannya: siulan burung yang lembut mengisi latar belakang, menawarkan kontras yang segar dan menambah dimensi baru pada komposisi. Meskipun siulan tersebut memberikan nuansa yang agak cerah, melodi yang melankolis dan penuh rasa sakit menyelimuti keseluruhan lagu, menciptakan pengalaman emosional yang kuat dan menyentuh. Keseluruhan, "Truth To Be Told" adalah sebuah perjalanan mendalam ke dalam perasaan, memadukan elemen-elemen yang tampaknya bertentangan menjadi sebuah karya yang memikat dan menyentuh hati.

    Lagu ini menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang masih terjebak dalam bayang-bayang cinta yang telah berlalu, merasakan kesedihan yang mendalam di dunia yang terasa kosong tanpa kehadiran mantan pasangan. Menggambarkan betapa sulitnya untuk benar-benar move on, lagu ini mengungkapkan rasa sakit yang mencekam ketika mantan pasangan tampak baik-baik saja, seolah tak terpengaruh oleh perpisahan. "Truth To Be Told" menyampaikan dengan intens betapa beratnya menghapus kenangan dan perasaan, menjadikannya sebuah ode yang mendalam terhadap kesedihan yang tak kunjung pudar.

    Truth be told

    I can't bear it any longer, not even a step

    I can't move forward, tell me

    How can you forget it?

    Kisah dalam lagu ini mencerminkan realitas yang sering terjadi di kehidupan nyata, di mana kita mungkin merasa optimis dan yakin bisa move on setelah perpisahan. Namun, kenyataannya seringkali jauh lebih rumit. Saat kita berusaha menjalani hidup tanpa mantan pasangan, kita dihadapkan pada kesulitan yang tak terduga dan rasa sakit yang mendalam. Lagu ini mengingatkan kita bahwa ego tidak boleh terlalu besar, karena mengatasi perpisahan dan benar-benar melepaskan memerlukan waktu dan kerendahan hati. Ini adalah perjalanan emosional yang memerlukan lebih dari sekadar tekad, dan "Truth To Be Told" menangkap esensi dari perjuangan tersebut dengan sangat menyentuh.

Dengan keanekaragaman emosi dan gaya yang ditawarkan, album Hello, World oleh Baekhyun menyuguhkan perjalanan musikal yang menyentuh berbagai nuansa—dari euforia cinta hingga kesedihan mendalam. Setiap lagu membawa pendengar melalui spektrum perasaan yang luas, menciptakan pengalaman mendengarkan yang kompleks dan memikat. Jadi, siapkan diri Anda untuk merasakan segala rasa dalam satu album yang seolah mencerminkan seluruh spektrum emosi manusia, dan nikmati setiap detik dari perjalanan musik yang memukau ini.

Baekhyun's Triumphant Return: A Rollercoaster of Emotions in His Long-Awaited Album

The long-awaited album from Baekhyun is finally here, after a 3.6 year hiatus! This is also Baekhyun's first album under his new company, INB100. With so much anticipation for this comeback, let's dive right into this review.

  1. Good Morning
  2. Kicks off with a unique and repetitive intro, featuring a gradually slowing melody that sets a distinctive tone. The song's laid-back vibe, perfectly aligning with its title, is enhanced by a groovy blend of synth, bass, and drums, complemented by subtle triangle sounds and Baekhyun's signature vocal technique. The lyrics, penned by Colde and basecamp, mirror the music's theme of starting the day with a positive outlook, aiming to make it better than yesterday. This aligns with Colde's signature style of producing calming, instrumental tracks. The song is versatile, suitable for various activities, and its ambiance is perfect for unwinding.

  3. Pineapple Slice (Title Track)
  4. Captivating track with stunning visuals and a mesmerizing bassline. Baekhyun's alluring lyrics and smooth vocals make it a highlight of the album. The music video, inspired by vampire fanfiction, portrays a wealthy vampire falling for a human girl, adding a unique twist to the vampire theme. The song's dominant bassline, combined with synths, backing vocals, and guitar riffs, creates a seductive and classy vibe, perfectly complemented by Baekhyun's soft yet powerful vocals. The lyrics, contrasting with the music video, are about a guy convincing a girl to experience his sweetness, suggesting that love, like pineapple slice, might be unexpectedly sweet.

  5. Rendez-Vous
  6. Captivating track that immediately grabbed fans' attention when first heard at the Lonsdaleite dot concert in Seoul. The song's intriguing instrumentation, featuring a base piano, synths, and well-placed percussion instruments, creates a rhythmic and engaging experience for listeners. Baekhyun's impressive vocals effortlessly carry the song's dense lyrics, which express the protagonist's deep love and devotion to their partner. The lyrics paint a picture of a love so strong that the world seems brighter and more meaningful when they are together. The song is perfect for carpool karaoke, with its catchy beats and sing-along lyrics making it a fun and enjoyable experience to share with friends during road trips.

  7. Cold Heart
  8. Takes a darker turn compared to the previous tracks, evoking the feeling of a sad drama or movie OST. The song opens with a soulful piano and Baekhyun's poignant vocals, immediately setting a melancholic tone. The electric guitar in the background adds to the sense of betrayal conveyed in the lyrics. The song expresses the emotions of a one-sided relationship where one person is trying to hold on while the other seems indifferent. The lyrics use the metaphor of a cold heart causing a fever to describe the pain of a fading relationship. "Cold Heart" is a relatable song for those experiencing relationship drama, offering a cathartic outlet for their emotions.

  9. Woo
  10. Stands out with its captivating vocalization and playful lyrics. The song opens with echoing beats, creating an unusual and intriguing vibe. Baekhyun's vocals, skillfully intertwined with the rhythmic lyrics, are the main highlight. The piano in the chorus adds a sweet touch to the melody, enhancing the song's romantic feel. The lyrics express a deep and intimate love, shared only between two people in secret places. "Woo" is a perfect song for spending time with a loved one, adding a romantic touch to the moment.

  11. Truth To Be Told
  12. Explores the theme of heartbreak and the struggle to move on. The song's laid back yet dark atmosphere reflects the depth of the protagonist's emotions. The dominant bass and unique use of bird whistling create a contrasting and emotionally charged soundscape. The lyrics reveal the protagonist's inability to forget their past love and their pain in witnessing their ex-partner seemingly unaffected by the separation. The song captures the raw emotions of heartbreak and the difficulty of letting go, a relatable experience for many.

The songs in this album have a variety of contrasting vibes, in one song we are being taught to flirt, in another song we are heartbroken, in one song we fall in love, in another song we fail to move on. It feels like a rollercoaster of emotions. Overall, this album is a solid offering from Baekhyun, showcasing his growth as an artist and leaving listeners eagerly anticipating his future releases.

Chanyeol Memulai Babak Baru dengan ‘Black Out’: Review Mini Album Pertama

Setelah Dua Belas Tahun Bersama EXO, Chanyeol Akhirnya Memulai Perjalanan Solo dengan Mini Album ‘Black Out’! setelah menunggu cukup lama akhirnya Chanyeol mempersembahkan album debut solonya yang sangat dinantikan. Dengan teaser-teaser yang telah dirilis, kita bisa merasakan vibe khas ‘Chanyeol’ dalam setiap lagu. Mari kita telusuri lebih dalam dan ulas mini album pertama Chanyeol, Black Out.

  1. Black Out (Title Track)
  2. Hal pertama yang mencuri perhatian dari lagu utama ini adalah durasinya. Dengan hanya dua menit lima puluh satu detik, rasanya sangat singkat untuk sebuah track utama di album. Seperti kata anak jaman sekarang, "kureng" banget! Kita butuh lebih!.

    Lagu ini dimulai dengan paduan gitar dan synth yang manis, langsung disusul oleh chorus yang hadir di awal. Yang menarik adalah bagaimana beat drum memberikan nuansa cerah pada lagu yang bertema patah hati ini. Entah mengapa, begitu beat masuk, seketika kepala ingin mengangguk-angguk.

    Di sepanjang MV lagu ini, kita menyaksikan bagaimana Chanyeol bergelut dengan kesedihan setelah ditinggal kekasihnya. Di tengah hiruk-pikuk kota Hongkong, rasa sedihnya tak kunjung hilang. Seolah-olah dunianya telah lenyap, Chanyeol memilih untuk tenggelam dalam kesedihan, terbenam dalam suasana gelap bersama ikan peliharaannya di akuarium. Suatu momen dramatis terjadi ketika tape, yang tampaknya memiliki makna khusus terkait sang kekasih, terjatuh dari bus. Pita tape yang tersisa, yang ia coba pegang sekuat tenaga, akhirnya putus tertarik oleh kecepatan bus. Sama seperti usahanya untuk mempertahankan hubungan yang pada akhirnya kandas, dunia Chanyeol kini terasa kelam dan kosong.

    Ditulis oleh Lee Eun-song (Lalala Studio), Mola (PNP), dan Loey a.k.a Chanyeol sendiri, lagu ini menggambarkan betapa gelap dan kosongnya hidup setelah perpisahan. Liriknya benar-benar menyentuh, dengan ungkapan seperti "Hampa aja gitu aku tanpamu" yang terasa sangat personal dan menyentuh hati. Aku sendiri sangat menyukai lirik ini karena mampu menyampaikan perasaan kehilangan dan kesedihan yang mendalam dengan cara yang sangat menyentuh.

    Ooh, without you my life's About to black out

    Jujur, lagu ini mungkin tidak langsung bisa diterima oleh semua orang saat pertama kali didengarkan, meskipun ada bagian-bagian yang cukup catchy. Lagu ini memerlukan waktu agar bisa benar-benar terhubung dengan pendengar. Tidak seperti lagu-lagu ceria yang langsung bikin senang, "Black Out" menawarkan nuansa yang lebih gelap dan melankolis. Namun, justru karena itulah lagu ini sangat cocok dengan gaya musik Chanyeol, yang dikenal menyukai band-band seperti Radiohead, X Japan, dan Coldplay. Sebenarnya, ini sesuai dengan ekspektasi, karena aku selalu membayangkan Chanyeol akan debut dengan musik yang seperti ini. Lagu ini benar-benar mencerminkan karakter musikalnya dengan sangat baik.

    Aku sangat merekomendasikan lagu ini untuk kamu dengarkan di malam hari saat hujan turun, atau saat kamu berada di dalam transportasi umum sambil bersandar di jendela, merenung, dan meratapi nasib. Lagu ini benar-benar pas menemani suasana hujan yang mendayu-dayu, menambah keasyikan saat melamun dalam gelapnya malam.

  3. Hasta La Vista
  4. Lagu ini menjadi satu-satunya lagu di album ini yang melebihi durasi tiga menit, dan seperti track sebelumnya, dimulai dengan alunan gitar—kali ini elektrik. Sejak pertama kali mendengar teaser-nya, aku langsung merasa bahwa lagu ini memiliki pesona tersendiri. Melodi dan lirik “Hasta La Vista” memang memiliki daya tarik yang kuat, membuat kita mudah jatuh cinta pada kesan yang ditinggalkannya.

    Lagu yang bergenre emo pop ini menawarkan melodi yang sangat catchy dan memikat. Vibenya terasa ceria, sangat kontras dengan suasana melankolis dari track sebelumnya. Jika kita mendengarkannya lebih seksama, kita akan mendengar Chanyeol yang berteriak-teriak di latar belakang, menambah intensitas emosional. Harmoni yang muncul menjelang akhir lagu juga memberikan sentuhan manis yang memanjakan telinga, menutup lagu ini dengan penuh kehangatan.

    Berasal dari bahasa Spanyol, “Hasta La Vista” berarti “sampai jumpa lagi.” Dalam konteks lagu ini, makna tersebut menggambarkan perpisahan antara dua pasangan dengan cara yang lebih positif. Mereka menyadari bahwa hubungan mereka harus berakhir, tetapi memilih untuk mengucapkan selamat tinggal dengan harapan akan bertemu lagi di masa depan, tanpa meninggalkan penyesalan. Meskipun tidak ada kepastian bahwa mereka akan benar-benar bertemu lagi, perpisahan ini diwarnai dengan sikap yang lebih tenang dan penuh pengertian, dibandingkan dengan perpisahan yang penuh air mata.

    Even if days of sadness remain

    No, no, no more farewells filled with tears

    Lagu ini memang sempurna untuk melengkapi playlist kamu saat naik motor di sore hari, menunggu matahari terbenam. Vibe ceria dan melodi catchy-nya membuatnya ideal untuk menemani perjalanan atau sebagai latar belakang saat kamu sedang jalan-jalan. Melodinya benar-benar menyenangkan dan bisa menambah keindahan setiap momen perjalananmu.

  5. Ease Up
  6. Intro lagu ini langsung menarik perhatian dengan noise terdistorsi dan beat ritmik yang sangat candu, memberikan kesan awal yang segar dan unik. Sesuai dengan namanya, "Ease Up" memang terasa lebih laidback dan santai dibandingkan dua track sebelumnya—membawa vibe yang lebih easy-going. Selain intro yang menawan, bagian synth dalam lagu ini juga sangat melekat di telinga, menambah daya tariknya. Suara rendah Chanyeol yang sedikit serak semakin memperkaya nuansa lagu, membuatnya semakin memikat dan nyaman untuk didengarkan.

    Lagu ini, yang juga ditulis oleh Chanyeol sendiri, menceritakan tentang keindahan menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai—menikmati kebersamaan di rumah dan melakukan hal-hal sederhana yang menjadi sangat berarti ketika dilakukan bersama. Bayangkan saja, kalau ada yang menyanyikan lagu ini untukku, pasti meleleh! Sebagai seorang introvert, rasanya sangat bahagia ada yang ingin menghabiskan waktu bersama. Hahaha. Untuk alasan pribadi, kutipan lirik berikut ini adalah favoritku dari lagu ini:

    You don’t dress up

    Just a loose-fit T-shirt today

    "Ease Up" benar-benar pas untuk menemani momen santai di hari libur, terutama jika kamu sedang bersama pasangan. Namun, kalau aku bisa memilih, aku akan sangat senang jika ada yang menyanyikan lagu ini khusus untukku, supaya mereka tahu betapa nyamannya aku saat bersamanya. (Eaaa)

  7. Back Again
  8. Lagu ini adalah yang paling aku nantikan sejak teaser-nya dirilis, dan sesuai ekspektasi, ia benar-benar memukau. Meskipun begitu, sayangnya ini adalah lagu dengan durasi terpendek di album ini, hanya dua menit tiga puluh sembilan detik. Kurang banget, kan? AaAAKKHHH!!

    Dengan genre hip hop old school, lagu ini memberikan rasa nostalgia yang familiar bagi penggemar musik tahun 2000-an. Aksen rock yang menyertainya menambah kekuatan dan energi pada lagu ini, terutama dengan solo gitar yang keren banget. Rasanya, Chanyeol benar-benar harus mempertimbangkan untuk merilis album spesial rock di masa depan—gaya ini sangat cocok untuknya!

    Lagu ini seperti sebuah perjalanan mimpi saat demam, bercerita tentang menjadi seorang pahlawan yang berhasil mengalahkan semua penjahat di dunia mimpinya. Namun, pada akhirnya, semua itu hanyalah sebuah ilusi. Keunikan dari lirik lagu ini terletak pada cara setiap verse menggambarkan berbagai peristiwa di dalam mimpi, sementara chorus-nya menyadarkan pendengar dengan tegas bahwa semua itu hanyalah mimpi semata. Setiap kali masuk ke bagian chorus, seolah ada suara yang berteriak, "Woi, ini cuma mimpi, sadar woi!"—membuat pengalaman mendengarkan lagu ini menjadi begitu imersif dan penuh kejutan.

    After waking up from a dream

    Only the last scene remains

    Kalau kamu lagi pengen mini konser di rumah, coba deh putar lagu ini. Rasanya kayak punya panggung sendiri, dan pasti seru banget dinyanyikan sambil teriak-teriak. Meski mungkin nggak sekeras heavy metal, lagu ini tetap punya energi yang bikin kamu pengen beraksi. Jangan lupa untuk menikmati performa gitar solo di bagian bridge—bagian itu benar-benar keren dan bikin pengalaman mendengarkan jadi semakin memukau!

  9. I'm on Your Side Too
  10. Lagu ini mengingatkan aku pada era kejayaan band-band seperti Simple Plan, Linkin Park, dan Lifehouse. Dengan gaya rock yang tidak terlalu berat namun tetap penuh makna, lagu ini menawarkan melodi yang familiar dan pesan yang menyentuh. Meski sederhana, ia berhasil menyampaikan emosi dan dukungan dengan kuat.

    Lagu ini adalah contoh sempurna mengapa punk rock selalu berhasil menyentuh hati, bahkan tanpa memahami liriknya sepenuhnya. Dengan intro yang dimulai dengan bass dan hi-hat yang memikat di bagian verse, serta ledakan heavy drum saat chorus, lagu ini benar-benar mencuri perhatian. Rasanya emosional dan energik, membuatnya layak mendapat chef’s kiss. Secara mengejutkan, aku sangat menyukai lagu ini!

    Seperti yang diungkapkan Chanyeol, lagu ini merupakan pesan khusus untuk EXO-L, dan itulah yang membuatnya semakin emosional. Rasanya seperti perjalanan panjang bersama dengan idol, penuh dengan memori berharga. Saat melihat ke belakang, perjalanan ini terasa sangat berarti, meski tampaknya sederhana. Lagu ini juga sangat cocok dinyanyikan untuk orang-orang yang selalu ada di sisi kita, mendukung dan menyemangati kita. Inti dari lagu ini adalah tentang saling mendukung, dan liriknya benar-benar menyentuh hati.

    I’m still here, your Peter Pan

    Back in those youthful days, you and I, yeah

    We were quite clumsy with our affection

    Remembering us melting into the end of the day

    I pray it was a happy time

    Aku sangat merekomendasikan lagu ini untuk didengarkan saat kamu merasa sedih atau butuh dorongan semangat. Ketika hidup terasa melelahkan dan berbicara dengan seseorang bukanlah pilihan, cobalah putar lagu ini. Melodi dan liriknya bisa memberikan dorongan positif, mengingatkan kita bahwa ada seseorang yang selalu ada di sisi kita, siap memberikan dukungan.

  11. Clover
  12. Album ini ditutup dengan lagu yang benar-benar easy listening dan manis, yaitu "Clover". Satu hal yang aku suka dari suara Chanyeol adalah kemampuannya untuk terdengar semanis ini ketika diperlukan. Aku sangat iri dengan Zarr, karena lagu ini dibuat khusus untuknya dan terasa sangat menyentuh. Pokoknya, ini lagu yang bikin iri sekaligus terpesona!

    Lagu ini benar-benar menunjukkan betapa besarnya kasih sayang Chanyeol terhadap Zarr (maaf, Toben minggir dulu). Di sini, Chanyeol mengungkapkan betapa Zarr adalah keberuntungan dalam hidupnya—selalu ada di sampingnya, baik di hari-hari buruk maupun saat dia baru bangun. Aku jujur belum pernah melihat lagu yang secara khusus ditujukan untuk binatang peliharaan, apalagi dengan keindahan dan kemanisan seperti ini. Memang, kalau seorang artis punya cara unik untuk mengekspresikan karyanya, ini adalah salah satu contohnya.

    Time seems to move faster for you

    Should we try to hold onto this fleeting night?

    Lagu ini benar-benar menunjukkan betapa besarnya kasih sayang Chanyeol terhadap Zarr (maaf, Toben minggir dulu). Di sini, Chanyeol mengungkapkan betapa Zarr adalah keberuntungan dalam hidupnya—selalu ada di sampingnya, baik di hari-hari buruk maupun saat dia baru bangun. Aku jujur belum pernah melihat lagu yang secara khusus ditujukan untuk binatang peliharaan, apalagi dengan keindahan dan kemanisan seperti ini. Memang, kalau seorang artis punya cara unik untuk mengekspresikan karyanya, ini adalah salah satu contohnya.

    Lagu ini benar-benar manis dan menenangkan telinga dengan melodinya yang lembut. Ada rasa hangat dan penuh kasih yang terasa saat mendengarkannya. Bahkan bagi aku yang tidak memiliki binatang peliharaan, persahabatan antarac Zarr dan Chanyeol tetap terasa menyentuh. Aku dan Toben akan duduk di pinggiran sambil iri melihat interaksi lovey-dovey antara Zarr dan Chanyeol.

Secara keseluruhan, mini album Black Out menampilkan sisi yang lebih pribadi dan mendalam dari Chanyeol sebagai seorang artis solo. Setiap lagu mengungkapkan berbagai nuansa emosional, dari kesedihan mendalam hingga kebahagiaan sederhana, yang semuanya dibalut dengan kualitas musikal yang memukau. Dari melankolisnya “Black Out” hingga manisnya “Clover,” album ini menggambarkan perjalanan emosional yang kaya dan bervariasi.

Dengan debut solo ini, Chanyeol tidak hanya memperlihatkan kemampuannya dalam menciptakan musik yang menyentuh hati, tetapi juga membuktikan bahwa ia memiliki jangkauan dan kedalaman artistik yang luar biasa. Jadi, jika kamu mencari album yang menawarkan pengalaman mendalam dan reflektif, Black Out adalah pilihan yang tepat. Selamat menikmati perjalanan musikal ini, dan semoga setiap lagu di album ini bisa menyentuh hati dan menambah warna dalam hari-harimu.

Review Chanyeol's Solo Debut Album "Black Out"

Twelve years after debuting with EXO, Chanyeol finally makes his highly anticipated solo debut with the mini album "Black Out." Fans are ecstatic to finally experience Chanyeol's unique musical color as a soloist. Judging from the teasers, this album is undeniably Chanyeol. Let's dive right into this track-by-track review and explore the world of Chanyeol's "Black Out."

  1. Black Out (Title Track)
  2. The first thing that hits you is how short this title track is – under 3 minutes! It leaves you wanting more, but in a good way. The song kicks off with a mix of guitar and synth, leading straight into a catchy chorus. The drumbeat sets a surprisingly upbeat tone against the dark lyrics about heartbreak. Chanyeol's acting in the MV perfectly captures the feeling of a world turned upside down after losing a loved one. The lyrics, partly written by Chanyeol himself, express the emptiness and darkness felt after a breakup. While it might not be an instant hit for everyone, the song grows on you with its unique blend of melancholy and catchiness. It's a perfect fit for Chanyeol's musical style, reminiscent of bands like Radiohead and Coldplay. Best enjoyed on a rainy night or during a contemplative commute.

  3. Hasta La Vista
  4. This song stands out with its upbeat emo pop vibe and catchy melody. The Spanish phrase "Hasta La Vista" (meaning "until we meet again") sets the tone for a song about parting ways on positive terms. Instead of dwelling on sadness, the lyrics suggest a mutual understanding and acceptance of the situation, leaving the door open for a future reunion. Chanyeol's vocals shine, especially with the harmonization towards the end. This song is perfect for a sunset drive or as a backdrop to your travel adventures. It's a reminder that goodbyes don't always have to be tearful.

  5. Ease Up
  6. Ever wanted to just chill at home with your favorite person, doing absolutely nothing special but feeling utterly content? That's the vibe of "Ease Up." This laidback track, co-written by Chanyeol, paints a picture of domestic bliss, where even the simplest moments become precious. The unique intro, featuring distorted noises and a rhythmic beat, draws you in, while the catchy synth melody and Chanyeol's slightly raspy vocals add a touch of sweetness. This song is perfect for lazy days, rainy afternoons, or whenever you need a reminder that happiness can be found in the ordinary. It's like a warm hug for your ears.

  7. Back Again
  8. Unleash your inner rockstar with "Back Again"! This track blends old-school hip-hop with electrifying rock elements, guaranteed to have you headbanging and air-guitaring. Chanyeol's powerful vocals and a standout guitar solo make this a high-energy anthem. The lyrics, though brief, transport you to a dream where you're the hero, conquering villains and saving the day. But like all dreams, it's fleeting, and the chorus snaps you back to reality. This song is perfect for those moments when you need a burst of energy or a reminder that even ordinary life can have its heroic moments. Crank up the volume and let loose!

  9. I'm on Your Side Too
  10. This song hits you right in the feels. With its driving bassline, energetic drums, and Chanyeol's raw vocals, it's impossible not to get swept up in the emotion. This emotional rock anthem, penned by Chanyeol for EXO-L, resonates with themes of unwavering friendship and support. Even if you don't understand the lyrics, the raw energy and passion are undeniable. The surprisingly poetic lyrics evoke a sense of youthful camaraderie and shared memories, serving as a reminder that you're never alone, even when life gets tough. This song is perfect for when you need a boost of confidence or a reminder that someone's in your corner. It's like a pep talk from your best friend, set to a killer soundtrack.

  11. Clover
  12. Get ready to have your heart melted by this sweet and tender closing track. "Clover" is Chanyeol's love letter to his adorable dog, Zarr, and you can feel the warmth and affection in every note. The lo-fi beats and gentle piano create a cozy atmosphere, while Chanyeol's vocals are softer and sweeter than ever before. The lyrics express his deep bond with Zarr, describing him as a source of luck and comfort. It's a touching tribute to the special friendship between a man and his furry companion, and it might even make you wish you were Zarr! This song is perfect for winding down after a long day or simply enjoying a quiet moment of reflection. It's a reminder that love comes in many forms, and sometimes the most loyal and loving friend is the one with four paws.

So, there you have it! Chanyeol's "Black Out" might not be your typical K-pop album, but it's a testament to his unique musicality and personal style. It's like getting a glimpse into his soul, his fears, his hopes, and his unwavering love for his fans and his furry companion.

While the laid back vibe and introspective lyrics might not resonate with everyone, there's no denying the artistry and sincerity in every track. It's an album that grows on you, revealing its hidden depths with each listen.

If you're a fan of Chanyeol, or simply appreciate good music with a touch of soul, give "Black Out" a spin. You might just discover a hidden gem that speaks to your heart. And who knows, you might even find yourself humming "Hasta La Vista" on your next sunset drive or feeling a warm fuzziness listening to "Clover". After all, isn't that what music is all about - connecting, feeling, and finding a little piece of ourselves in the melodies.

Review Doh Kyung Soo The 3rd Mini Album [Blossom]

Setelah beberapa bulan meresmikan perusahaannya sendiri, D.O., yang kini dikenal sebagai Doh Kyungsoo, akhirnya membuat comeback dengan mini album terbarunya, 'Blossom.' Dengan nama album yang mengundang rasa penasaran ini, banyak yang bertanya-tanya, tema "mekar" seperti apa yang akan disajikan Kyungsoo kali ini. Mengingat bahwa dua mini album sebelumnya, "Empathy" dan "It’s Okay," masing-masing menawarkan tema yang jelas dan menyentuh, kita bisa berharap 'Blossom.' akan menyuguhkan sesuatu yang baru dan segar. Apakah "mekar" di sini merujuk pada pertumbuhan pribadi Kyungsoo, evolusi musiknya, atau mungkin metafora lain yang mendalam? Mari kita telusuri setiap lagu dalam album ini untuk menemukan jawaban dan menikmati transformasi artistik yang ditawarkan Kyungsoo.

  1. Mars (Title Track)
  2. Sebelum kita mulai, ada satu pertanyaan yang menarik: mengapa album bertema "Blossom" diawali dengan nama planet? Apakah ini terkait dengan dunia EXO yang dikenal dengan planet-planetnya? Apakah Kyungsoo akan mengungkapkan sesuatu tentang identitas planetnya? Untuk mencari tahu, mari kita simak lagu-lagu dalam album ini.

    Lagu pertama dalam album ini terasa sangat khas Doh Kyungsoo, dengan vibes yang easy-going dan cocok untuk menemani perjalanan. Instrumen piano, gitar, dan drum berpadu dengan vokal merdu Kyungsoo, menciptakan pengalaman musik yang benar-benar ramah di telinga. Dengan gaya akustik dan penggunaan minimal instrumen, lagu ini jelas menggambarkan ciri khas Kyungsoo yang selama ini dikenal.

    Jujur, ketika pertama kali mendengarkan lagu ini, aku merasa seperti dibawa kembali ke mini album pertama Kyungsoo, "Rose." Baik dari segi visual maupun musiknya, lagu ini mengingatkan pada nuansa easy listening yang khas, dengan tema jatuh cinta yang polos dan sederhana. Jika mengacu pada istilah anak zaman sekarang, lagu ini bisa dibilang sangat "Hopeless Romantic core," menyajikan kehangatan dan keindahan cinta dengan cara yang murni dan penuh perasaan.

    Dalam MV untuk lagu ini, kita masih disuguhkan pemandangan bersepeda mengelilingi kompleks bersama Kyungsoo. Namun, kali ini, ceritanya membawa kita ke luar angkasa. Kyungsoo terlihat berada di Planet Mars dan berusaha menghubungi seseorang yang sepertinya berada di Planet Venus. Mengingat jarak antara Mars dan Venus sekitar 119.730.000 km, jaringan komunikasi langsung tampaknya tidak memungkinkan.

    Kyungsoo terlihat sibuk mencari berbagai cara untuk berkomunikasi dengan orang yang dirindukannya di Venus. Ia mencoba memodifikasi alat-alat elektronik untuk mengirim sinyal dan bahkan membuat tanda besar bertuliskan “I miss you” dari sekumpulan bunga yang dibawanya di sepeda. Usahanya yang penuh kreativitas dan determinasi menunjukkan betapa besar keinginannya untuk terhubung dengan orang yang dia cintai.

    Akhirnya, setelah berbagai usaha tersebut, Kyungsoo berhasil mendapatkan balasan melalui surat-surat kecil yang entah bagaimana sampai ke tempatnya di Mars. MV ini tidak hanya memperlihatkan kerinduan dan usaha yang dilakukan Kyungsoo, tetapi juga menambahkan sentuhan magis dan romantis pada cerita, seolah-olah menjembatani jarak yang sangat jauh dengan cinta dan dedikasi.

    Jika kita melihat dari sudut pandang yang lain, ada kemungkinan semua kejadian dalam MV ini hanyalah imajinasi Kyungsoo saat membaca buku sambil berendam di kamar mandi. Mungkin semua usaha Kyungsoo untuk mencari sinyal dan menghubungi seseorang dari Planet Mars ke Venus adalah bagian dari bacaan yang ia nikmati. MV dimulai dengan Kyungsoo membaca di awal, dan diakhiri dengan dia masih di dalam bak mandi penuh busa, seolah seluruh cerita tersebut hanyalah sebuah khayalan atau fantasi dari buku yang sedang dibacanya.

    Dengan twist semacam ini, MV memberi ruang untuk interpretasi bahwa apa yang kita saksikan mungkin hanyalah produk dari imajinasi dan kreativitas Kyungsoo saat menikmati momen tenangnya. Namun, tentu saja, kita bisa membiarkan imajinasi kita bebas dan menikmati kemungkinan cerita yang bisa dihadirkan oleh Kyungsoo dalam video musiknya.

    Secara lirik, lagu "Mars" menyuguhkan kisah cinta yang secara perlahan tumbuh dari jarak yang sangat jauh, seperti perbedaan antara planet Mars dan Venus. Awalnya, hubungan ini terasa canggung dan terpisah, namun seiring waktu, hubungan tersebut mulai berkembang menjadi saling memahami dan menerima. Dalam metafora yang kuat, lagu ini menggambarkan seseorang yang terus berada di Mars, simbol dari keterasingan dan jarak emosional, hingga akhirnya memberanikan diri untuk terbang ke Venus. Langkah berani ini melambangkan pergeseran menuju hubungan yang mulai mekar—seperti tema "Blossom" yang diusung dalam album ini.

    After some time passes

    I know it's just a little worry

    I'll be with you by your side

    I hope we become alike each other one by one

    Aku sangat menyarankan untuk mendengarkan lagu ini sambil berkendara di sore hari, saat langit mulai perlahan menggelap. Nikmati perjalanan kalian dengan pemandangan matahari terbenam yang indah—siapa tahu kalian juga bisa bertemu dengan Venus, sang bintang kejora yang akan terlihat jelas saat matahari terbit atau terbenam. Lagu ini, dengan suasana yang penuh perasaan dan melankolis, akan semakin menghidupkan momen tersebut.

  3. 우리가 몰랐던 것들 (Simple Joys)
  4. Gaes!! Aku benar-benar baper sama Kyungsoo!! Kenapa dia bisa banget tahu preferensi lagu yang aku suka, huhuhuhu. Lagu ini benar-benar keren, dengan instrumen yang sederhana namun memikat—hanya gitar, suara tepuk tangan, backing vokal yang lembut, dan ditambah dengan suara suling yang muncul di setiap bagian chorus. Ini bikin hati meleleh!

    Dan yang lebih menakjubkan, Kyungsoo memilih untuk menyanyikan lagu ini dengan suara yang tenang dan tidak menggelegar, benar-benar mengikuti flow lagu dan memberikan pengalaman yang sangat ramah di telinga. Ini adalah jenis musik yang sempurna untuk dinikmati kapan saja dan di mana saja.

    Lagunya sendiri bercerita tentang seseorang yang menemukan kebahagiaan dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Hal-hal kecil yang sebelumnya terabaikan karena kesibukan hidup tiba-tiba menjadi sumber kebahagiaan. Bahkan sesuatu yang tampak sepele, seperti bunga di pinggir jalan, bisa memberikan rasa bahagia yang mendalam. Seiring waktu, dia menyadari bahwa dengan melihat hidup dari sudut pandang yang berbeda, ternyata banyak hal yang dapat membawa kebahagiaan. Kadang-kadang, kita hanya perlu lebih memperhatikan dan menghargai keindahan kecil di sekitar kita.

    Sama seperti nasihat dalam buku-buku pengembangan diri yang menganjurkan kita untuk berjalan pelan-pelan, melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang, dan tahu kapan harus beristirahat, lagu ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan tidak perlu berupa sesuatu yang besar dan megah. Kadang-kadang, kebahagiaan bisa ditemukan dalam hal-hal kecil, seperti mendengarkan suara seruling yang lembut dalam lagu ini, yang bisa membawa kebahagiaan mendalam (seperti yang sedang aku rasakan). Lagu ini menampilkan perjalanan pertumbuhan karakter seseorang yang mulai mampu melihat hidup dari perspektif baru, menghargai keindahan dalam kesederhanaan, dan menemukan kebahagiaan dalam momen-momen yang sering kali terabaikan.

    Even the smallest excitement makes me so happy

    All the days that just passed by and I didn’t know

    Without even a moment of peace of mind, in the familiar daily life

    I didn’t realize the precious moments at the time

    Lagu ini akan sangat bagus jika didengarkan saat kalian melakukan aktivitas yang kalian suka, seperti menggambar, membaca, jalan-jalan, atau bahkan sekadar bersantai di rumah. Namun, momen paling sempurna untuk menikmati lagu ini adalah saat duduk di pinggir pantai atau sungai, sambil menatap langit dan melihat burung-burung berterbangan. Intinya, nikmati lagu ini sambil meresapi kebahagiaan kecil dalam hidup, dan biarkan setiap nada membawa kalian lebih dekat pada keindahan sederhana yang sering kali terlewatkan.

  5. Popcorn
  6. Sebenarnya, aku sudah jatuh cinta pada "pendengaran" pertama dengan lagu ini. Dirilis lebih dulu dari lagu lainnya, lagu ini segera menjadi salah satu yang paling sering diputar di playlistku. Meskipun terasa akrab di telingaku, aku merasa seolah belum pernah mendengarkan lagu ini sebelumnya. Ada sesuatu yang menyentuh dan memikat dari melodi dan liriknya, membuatnya terasa seperti bagian dari perjalanan musikku yang sudah lama dinantikan.

    Lagu ini diawali dengan suara gitar akustik dan tetap mengusung tema easy-going dan easy listening seperti dua lagu sebelumnya. Mereka memiliki warna musik yang serupa, menawarkan kehangatan dan kenyamanan yang konsisten. Bagian yang paling aku suka adalah saat suara siren, atau "ikan duyung" Kyungsoo, muncul di akhir lagu. Itu benar-benar merupakan cara yang unik dan memikat untuk mengakhiri sebuah lagu, memberikan sentuhan yang mempesona dan mengesankan yang tetap bertahan lama dalam ingatan.

    Video Musik dari lagu ini memperlihatkan Kyungsoo dengan semangat yang menggebu karena sebentar lagi dia akan bertemu seseorang yang spesial. Saking semangatnya, Kyungsoo bahkan bisa membuat popcorn muncul dari tempat-tempat yang tidak terduga—dari dalam mesin cuci, di dalam tas, hingga berhamburan keluar dari dalam lift. Dengan penuh kepasrahan, Kyungsoo akhirnya berbaring bahagia di atas tumpukan popcorn tersebut, menciptakan momen yang penuh keceriaan dan kegembiraan. Ini adalah hal yang sama yang mungkin akan aku lakukan di situasi seperti itu—minimal sekali seumur hidup, tidur di atas tumpukan popcorn

    Lagunya sendiri bercerita tentang bagaimana jatuh cinta bisa terasa seperti popcorn—iya, memang terdengar unik, tapi itulah yang digambarkan dalam liriknya. Karakter utama merasa begitu senang dengan perasaan yang dia rasakan sehingga dia merasa seolah-olah akan meledak seperti popcorn. Meskipun ini mungkin terdengar sedikit cheesy, itulah esensi dari cinta: segala sesuatunya bisa terasa berlebihan dan penuh warna. Jatuh cinta memang seringkali membuat segala hal terasa lebih besar dan lebih intens, seolah seluruh dunia meledak dengan kegembiraan seperti popcorn yang meletup.

    I can not believe it

    I'm happier every day

    With every moment between the two of us

    I'm so excited I'm like popcorn

    Sama seperti yang disajikan dalam MV-nya, lagu ini benar-benar cocok untuk menemani joget-joget sambil melakukan pekerjaan rumah, membuat aktivitas tersebut terasa lebih ringan dan menyenangkan. Aku sendiri sering mendengarkan lagu ini di pagi hari saat sedang bersiap-siap untuk pergi kerja. Lagunya memang semenyenangkan itu, memberikan semangat dan keceriaan yang membuat hari-hari terasa lebih cerah dan penuh energi.

  7. 오늘에게 (Good Night)
  8. Lagu ini menyuguhkan nuansa low-fi yang menenangkan, dengan iringan piano yang berpadu sempurna dengan vokal lembut nan merdu Kyungsoo. Setiap melodi dalam lagu ini memberikan perasaan damai dan ketenangan, cukup kontras dengan tiga lagu sebelumnya. Saat pertama kali mendengarkan lagu ini, rasanya seperti menerima pelukan hangat di malam hujan setelah menjalani hari yang berat. Melodinya sangat menenangkan, sehingga bahkan tanpa perlu memahami liriknya, kita bisa merasakan kehangatan dan kenyamanan yang ditawarkannya.

    Lirik lagunya sendiri bercerita tentang bagaimana orang-orang sering merasa cemas terhadap hari esok, hingga sulit tidur karena terus memikirkannya—bahasa gaulnya overthinking. Dalam lagu ini, Kyungsoo mencoba menyampaikan pesan bahwa tidak perlu terlalu khawatir tentang apa yang akan terjadi di hari esok yang belum pasti. Sebaiknya, kita fokus pada malam ini, beristirahat dengan baik.

    It’s Natural that tomorrow cannot be known

    So now Good Night to today

    Ada satu buku yang akhir-akhir ini sedang aku baca, berjudul "Untukmu yang Paling Berharga." Di buku itu, banyak sekali kata-kata yang sangat cocok dengan pesan lagu ini, tentang bagaimana kita sebenarnya tidak perlu terlalu memikirkan hal-hal yang belum terjadi, karena belum tentu hal tersebut akan terjadi. Entah mengapa, hal ini sering kali sulit untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Itulah mengapa buku tersebut dan lagu-lagu seperti ini penting sebagai pengingat bahwa tidak apa-apa untuk berhenti sejenak, istirahat, dan menarik napas. Hidup memang tidak mudah, tapi kita juga manusia yang membutuhkan waktu untuk berhenti dan beristirahat agar bisa memulai kembali dengan lebih baik.

    lagu ini akan sangat cocok didengarkan saat kalian mengalami hari yang buruk. Seperti secangkir coklat hangat di tengah hujan atau pelukan hangat dari orang tersayang, lagu ini akan memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi siapa saja yang mendengarkannya.

  9. 매일의 고백 (My Dear)
  10. Hmmm… Saya harus mengakui bahwa Doh Kyungsoo dan gitar akustik adalah perpaduan yang sangat pas untuk meluluhkan hati para penggemar di EXO Planet. Aku benar-benar meleleh saat mendengarkannya.

    Di lagu ini, Kyungsoo menggunakan instrumen yang sangat minimalis—hanya gitar akustik, vokal merdu, dan backing vokal yang mendukung. Dengan perubahan suara dari rendah di bagian verse ke tinggi di chorus dan kembali rendah lagi, lagu ini menawarkan nuansa yang unik dan menarik. Namun, satu hal yang sedikit mengecewakan adalah tidak adanya bagian bridge di lagu ini. Kenapa lagu yang semanis ini harus cepat habis? Dengan durasi hanya 2:20 menit, rasanya seperti kurang sekali, kita bahkan belum sempat benar-benar menikmati setiap detik keindahannya!

    Jika ada seseorang yang mengungkapkan perasaannya melalui lagu ini, pastinya harus diterima dengan sepenuh hati. Karena memang lagunya semanis itu. Lagu ini bercerita tentang pengungkapan perasaan dalam sebuah hubungan yang tidak selalu bahagia, di mana tentu saja ada tantangan dan hari-hari buruk. Namun, di tengah semua itu, ada janji untuk selalu bersama hingga akhir hidup. Meskipun mungkin terdengar klise, aku yakin bahwa mendengar kata-kata seperti ini dari pasangan adalah sesuatu yang sangat berarti dan akan dikenang oleh banyak orang sebagai momen istimewa dalam hidup mereka.

    Will you hold that hand and tell me,

    From now until the end of my life

    I’m just for you

    I will be the one for you

    My dear

    Semanis dan seromantis lagu ini, cobalah untuk mendengarkannya sambil menatap atau memikirkan orang tersayang. Pasti rasanya akan sangat berbunga-bunga. Sesuai dengan artinya, "My Dear", lagu ini memang sangat cocok untuk didengarkan oleh mereka yang sedang dimabuk asmara. Biarkan kupu-kupu dalam perut kalian berterbangan, teman-teman. Lagu ini benar-benar menciptakan suasana yang penuh dengan perasaan cinta dan kehangatan.

  11. 어제의 너, 오늘의 나 (About Time)
  12. Lagu terakhir di album ini masih mengusung konsep easy listening, namun dengan sentuhan yang berbeda. Kyungsoo kali ini diiringi oleh piano dan vokal yang cukup emosional, sangat kontras dengan lima lagu sebelumnya di mana vokalnya lebih mengikuti arus berjalannya lagu. Nuansa ballad di lagu ini terasa sangat mendalam, seolah ingin mempertegas perasaan kehilangan yang digambarkan dalam liriknya. Memang, lagu ini benar-benar menggambarkan tema tentang kehilangan dengan cara yang sangat menyentuh.

    Dalam beberapa fase kehidupan, kita seringkali mengalami momen di mana kita bertemu dengan orang-orang baru yang masuk dalam hidup kita. Ada seseorang yang tanpa kita sadari, memberikan perhatian lebih dan menyayangi kita dengan sepenuh hati. Namun, sering kali, hal tersebut sulit sekali untuk kita sadari pada saat itu juga. Baru ketika kita kehilangan orang tersebut, barulah kita menyadari betapa berharganya mereka dalam hidup kita. Inilah pesan yang ingin disampaikan dalam lagu ini—tentang penghargaan dan kesadaran yang sering datang terlambat, setelah kita mengalami kehilangan.

    If i could turn back time and go to the you of yesterday

    I’ll hold your hand and just hug you tight without saying anything

    Thank you for all the times we spend together

    Bring back the you of yesterday and the me of today

    Our time we can no longer face each other

    Lagu ini sangat cocok didengarkan saat mengalami patah hati. Dengan vokal emosional Kyungsoo, kamu bisa merasakan setiap pilihan-pilihan yang mungkin terasa bodoh dan menyebabkan orang tersayang harus pergi. Lagu ini benar-benar menambah kedalaman perasaan kehilangan dan refleksi tentang apa yang telah terjadi, memberikan tempat bagi setiap emosi yang mungkin sulit diungkapkan.

Doh Kyungsoo kembali dengan mini album ketiganya, "Blossom," yang penuh dengan pesona dan kedalaman emosional. Dari awal hingga akhir, album ini memancarkan karakter khas Kyungsoo yang sudah kita kenal dan cintai—dari melodi yang mudah didengar hingga lirik yang penuh perasaan.Setiap lagu di album ini menggambarkan perjalanan pertumbuhan dan eksplorasi emosional, seperti tanaman yang mekar di musim semi.

Album ini bukan hanya tentang musik, tapi juga tentang pengalaman dan emosi yang digambarkan dengan indah melalui setiap trek. "Blossom" adalah perjalanan yang memikat dari awal hingga akhir—membuat kita merasa seperti kita sedang berjalan di bawah sinar matahari musim semi, menikmati setiap langkah dan mekar di sepanjang jalan. Jadi, siapkan diri kalian untuk merasakan setiap nuansa dan biarkan diri kalian dibawa dalam alunan melodinya. Selamat menikmati!

Older Posts Home

ABOUT ME

Hey, it’s me! I’m all about EXO, music, art, and a good book—plus, I enjoy great food, cozy naps, and dreamy skies. 🌙✨ Dive in and see what keeps me inspired! 🚀

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • ‘Chocolate’ oleh Baekhyun: Cinta dalam Banyak Rasa
  • Album 'Hello, World' Baekhyun: Rollercoaster Emosi dari Lagu Penuh Gaya hingga Balada Patah Hati
  • 'Chocolate' by Baekhyun: Love in Many Flavors
  • Doh Kyung Soo Memukau dengan 'Blossom' : Album Ketiga yang Memancarkan Pesona Baru
  • Review Baekhyun The 3rd Mini Album “BAMBI” - Menikmati Hujan bersama Teknik Vokal Solois Baekhyun
  • Chanyeol's Solo Debut Album "Black Out" : A Track-by-Track Review You Don't Want to Miss
  • Chanyeol Memulai Babak Baru dengan ‘Black Out’ : Review Mini Album Pertama

Categories

  • Baekhyun 5
  • Bahasa Indonesia 5
  • Byun Baekhyun 5
  • Chanyeol 2
  • D.O 1
  • Doh Kyungsoo 1
  • English 3
  • EXO 8
  • Music 8
  • Park Chanyeol 2
  • Review by Me 8
Powered by Blogger
Copyright © 2020 Sikirikiri - by KRML.

Arsip Blog

  • May 20252
  • September 20243
  • August 20242
  • June 20211

Report Abuse

About Me

My photo
SiKiriKiri
Hey, I'ts Me! I’m all about EXO, music, art, and a good book—plus, I love my sleep and great food. Let’s share what we’re passionate about!
View my complete profile

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © Foodicious Theme. Designed by OddThemes